Rabu, 21 Oktober 2015

Artikel Material Terbaru yang berhubungan pada prodi Teknik Mesin

Hello teman... :-)

 Selamat sore teman..,saya mau bagi ilmu kepada teman semua.bagi yang membaca banyak bermamfaat.
Ada yang tau gak Material itu apa..???


Material dan Sifat Tekniknya
 

Penggolongan Material Teknik

Material teknik adalah jenis material yang banyak dipakai dalam proses rekayasa dan industri. Material teknik dikelompokkan menjadi 6 golongan, antara lain :
  • Logam , contoh baja, besi cor, titanium, logam paduan, dll
  • Polimer,contoh  polietilan, polipropilen, polikarbonat, dll
  • Karet, contoh isopren, neopren, karet alam, dll
  • Gelas, contoh gelas soda, gelas silika, gelas borosilikat
  • Keramik, contoh alumina, karbida silikon, nitrida silikon dll
  • Hibrida, contoh komposit, sandwich, foam


Silahkan Lihat bagan material teknik berikut :



 



Sifat-Sifat Material Teknik

Material teknik mempunyai sifat-sifat khas, dapat digolongkan menjadi 5 sifat utama antara lain :
1.      Sifat mekanikal, meliputi kekuatan tarik dan tekan, elastisitas, kekuatan kejut, dll
2.      Sifat termal, meliputi konduktivitas panas, temperatur kerja maksimum, koefisien ekspansi termal, difusivitas termal, dll
3.      Sifat listrik dan magnetik, meliputi konduktivitas listrik, dielektrika, magnetisasi, dll
4.      Sifat optik, meliputi refraktivitas, reflektivitas, absostif, dll
5.      Sifat kimia, meliputi korosifitas, oksidasi, ketahanan terhadap sinar ultraviolet, dll.
Prosedur Penelitian
Dalam penelitian yang dilakukan oleh M. Mahardika, T.Tsujimoto, K.Mitsui [2],
ada 12 jenis material yangdigunakan:  

  • 1.      aluminium (AL),
  • 2.      brass (Br),
  • 3.      cooper (Cu),
  • 4.      steel (Fe),
  • 5.      molybdenum (Mo),
  • 6.      nickel (Ni),
  • 7.      platinum (Pt),
  • 8.      silver(Ag),
  • 9.      stainless steel (SS),
  • 10.  tantalum (Ta),
  • 11.  Titanium (Ti),
  • 12.  tungsten (W).




KOROSI DAN PELAPISAN LOGAM

A.KOROSI PADA LOGAM
Sifat-sifat material logam terhadap pengaruh kimia sangat erat hubungannya dengan kerusakan atau korosi material logam tersebut:
Pada pratiknya,korosi ada dua macam:
·         Korosi akibat reaksi kimia langsung;
·         Korosi karena efek galvanisasi
1.Korosi langsung
Korosi langsung terjadi akibat adanya reaksi kimia terhadap material logam, misalnya Akibat pengaruh udara, reaksi dengan garam air laut, atau reaksi kimia lainnya.
Pencegahan terhadap korosi langsung dapat dilakukan dengan bermacam cara,misalnya melapisi logam dengan logam lain yang tahan terhadap korosi atau melindungi permukaan logam dengan cat pelindung.
2.Korosi karena efek galvanisasi
Korosi karena efek galvanisasi disebut juga korosi elektrokimia.Korosi ini terjadi akibat reaksi kimia dari adanya perbedaan potensial dua macam logam yang berbeda dan dihubungkan dengan dua kutub yang berbeda pula.
B.PELAPISAN LOGAM
Pelapisan logam adalah proses melapisi permukaan logam dengan lapisan-lapisan logam antikarat.Pelapisan logam dilakukan pada permukaan logam dengan tujuan untuk melindungi logam tersebut dari pengaruh korosi.Di samping itu,pelapisan logam juga ditunjukkan untuk menampilkan permukaan logam menjadi lebih baik dan menarik sehingga mempunyai nilai ekonomi yang lebih tinggi dan tahan lama. Bermacam-macam cara untuk melapisi permukaan logam, antara lain:
·         Metalisasi;
·         Rolling;
·         Pencelupan;
·         Pelapisan pada ruang vakum;
·         Pelapisan dengan listrik/electroplating.


1.      METALISASI
Metalisasi adalah cara untuk melapisi permukaan pelat dengan butiran-butiran logam.Pelapisan dengan butiran logam dilakukan dengan cara menyemprotan logam pada permukaan pelat atau produk logam dengan menggunakan gas yang mempunyai tekanan dan temperatur tinggi.Pada temperatur tinggi,logam meleleh.Penyemprotan logam dengan  gas yang mempunyai temperatur dan tekanan tinggi,mengakibatkan semburan logam melekat pada dinding pelat tersebut.Karenanya,proses metalisasi disebut juga dengan metal spraying.
Logam dasar yang digunakan untuk proses metalisasi harus mempunyai sifat dapat melindungi permukaan logam lainya dari pengaruh korosi,oksidasi,atau pengaruh mekanis..Logam pelapis yang biasa digunakan pada proses metalisasi antara lain:
a.       Aluminium
b.      Tembaga
c.       Seng
d.      Plumbum
e.       Nikel

2.      ROLLING
Untuk melindungi logam satu dengan logam lainnya,dapat juga dilakukan dengan pelapisan secara mekanis,yaitu dengan rolling.Pada cara rolling ini,pelat dasar dilapis dengan lapisan luar antikarat kemudian dipres di antara dua roll.Cara pelapisan dengan rolling ini disebut juga sebagai cara cladding atau wrapping.Sebagai bahan logam pelapisanya dapat digunakan logam antikarat,yaitu:
a.       Aluminium
b.      Seng
c.       Tembaga
d.      Plumbung
e.       Nikel
f.       Chrome
g.      Stainless steel.

3.      PENCELUPAN
Pada proses pencelupan, logam dasar dimasukkan ke dalam cairan logam antikarat yang mempunyai temperatur antara 490˚C dan 530˚C.Dengan mencelupkan material ke dalam cairan logam antikarat tersebut maka,akan terjadi ikatan yang dapat melindungi permukaan logam dasar terhadap pengaruh udara atau korosi.Proses pencelupan ini disebut juga proses hot dipping.Logam antikarat yang digunakan adalah logam yang mempunyai titik lebur rendah seperti timah atau timbel/timah hitam.




4.PELAPISAN PADA RUANG VAKUM
Pelapisan pada ruang vakum dilakukan dengan cara memasukkan material sebagai logam dasar kedalam ruang vakum.Ruang vakum kemudian dialiri uap logam antikarat dengan busur listrik yang mempunyai tegangan 400 volt.Dalam proses ini,ketebalan pelapisan sebanding dengan jumlah waktu yang digunakan.Semakin lama waktu yang digunakan,semakin tebal pelapisannya.Pelapisan pada ruang vakum disebut juga dengan proses vacum deposition.
      5.PELAPISAN DENGAN LISTRIK/ELECTROPLATING
Pelapisan logam dengan logam antikarat dapat dilakukan pula dengan cara electroplating.Prosesnya dimulai dengan memasukkan logam dasar ke dalam cairan elektrolit.Cairan elektrolit kemudian dialiri listrik dengan arus searah (DC),dengan posisi logam dasar berada pada kutub positif dan logam antikarat berada pada kutub negatif.Bahan pelapis yang dapat digunakan antara lain:
a.       Tembaga
b.      Seng
c.       Cadmium
d.      Chrome
e.       Nikel
C. MELINDUNGI MATERIAL DENGAN BAHAN ANORGANIK
Pelapisan dengan bahan anorganik dapat melindungi permukaan logam atau material dari pengaruh udara atau reaksi kimia lainnya.Adapun bahan pelindung yang dimaksud,yaitu:
1.Vitreous enamel
Pelapisan bahan dasar dengan bahan pelindung vitreous enamel dapat dilakukan dengan cara memasukkan bahan dasar tersebut ke dalam cairan vitreous enamel bertemperatur sangat tinggi.Setelah diangkat,vitreous enamel menempel pada permukaan material dan melindungi material dari pengaruh udara atau reaksi kimia lainnya.
2.Semen
Penyemanan dapat dilakukan untuk melindungi logam yang digunakan sebagai pipa saluran air panas, air dingin, tangki minyak, atau tempat-tempat bahan kimia. Prosesnya ialah dengan melapisi permukaan yang bersinggungan menggunakan lapisan semen.
D.Lapisan Organik
Perlindungan permukaan logam ata material dari pengaruh udara atau reaksi kimia lainnya, selai dilakukan dengan bahan anorganik,mdapat juga dilakukan dengan bahan organik, yaitu dengan menggunakan

1. cat;
2. plastik;
3. karet. 




NAMA       : HANSEL ADEFRID DAKHI
NO.BP      : 15250016
PRODI      : S1 TEKNIK MESIN